Showing posts with label Amy Riv. Show all posts
Showing posts with label Amy Riv. Show all posts

Friday, December 7, 2012

Dampfnudela by Amy Riv

Dear Peri Roti dan NCCers....
Sudah lama Buku Manfred Lange & BBC, Roti - Teori & Resep
Internasional cuma baca-baca resepnya. Tiap kali terjun baking di
dapur, ujung-ujungnya gak pernah nyobain resep baru.
Mumpung ada event NCC Bread Week nih, mau nyobain salah satu atau dua
dari buku ini.


Dampfnudela, cari-cari kata itu via google gak ketemu. Nemunya kata
“Dampfnudel”
Dampfnudel (pl: dampfnudeln, lit. "steam-noodle") is a sort of white
bread roll or sweet roll eaten as a meal or as a dessert in Germany
and in France (Alsace). It is a typical dish in southern Germany.
Waah kok sepertinya lain ya dengan yang aku coba ini?

Anyway..apalah artinya nama, yang penting roti Dampfnudela ini
berhasil bikin anak-anak bolak-balik ke dapur ambil dan..ambil lagi..
Roti ini tak perlu improver dan pengawet karena hanya bertahan selama
2 hari saja. Bagaimana tidak? Sebenarnya gak sampai 2 hari deh roti
ini sudah habis disantap keluarga.

Ini ya laporannya...



Dampfnudela
Sumber resep: Buku Manfred Lange & BBC, Roti - Teori & Resep Internasional

Bahan:
• 500g tepung terigu protein tinggi
• 15g ragi instant (aku pakai 11 gr/1 sachet)
• 70g gula pasir
• 3g kulit jeruk lemon
• 120g telur (aku pakai 2 butir)
• 190ml susu cair (aku pakai 210ml)
• 70g margarine
• 5g garam (di resep tidak tertulis)
• 20g mentega cair untuk olesan


Bahan saus vanili: (aku hanya bikin 1/4 resep saja, sudah sangat cukup
kok buat adonan terigu 1/2 kg)
• 2 ½ g tepung maizena
• 250ml susu cair
• 50g gula pasir
• 2 kuning telur
• ½ sdt esen vanili


Cara membuat adonan roti:
1. Campur bahan kering dan aduk rata.
2. Masukkan telur dan air, aduk/uleni hingga setengah kalis.
3. Masukkan margarine dan garam, aduk/uleni hingga kalis.
4. Bulatkan adonan dan istirahatkan selama 15 menit.
5. Bagi adonan @50g dan tata di dalam loyang bundar atau kotak.
6. Kembangkan adonan hingga mengembang sempurna, kira-kira dua kali
semula. Sementara itu panaskan oven dengan suhu 200 derajat Celcius.
7. Olesi adonan yang siap masuk oven dengan polesan telur.
8. Panggang adonan selama kurang lebih 15-20 menit dengan suhu 200
derajat Celcius. Sepuluh menit setelah dipanggang, keluarkan dan beri
olesan mentega cair. Panggang kembali hingga matang.
9. Dampfnudela siap disajikan dengan kucuran saus vanili.


Cara membuat saus vanili:
1. Larutkan tepung maizena dengan sedikit susu, sisihkan.
2. Panaskan susu cair dan gula pasir hingga gula larut, tidak perlu
sampai mendidih.
3. Kocok telur dan tambahkan sedikit larutan panas ini, aduk rata.
4. Masukkan kocokan telur ke dalam larutan susu, aduk hingga mendidih.
5. Matikan api, tambahkan esen vanili dan aduk kembali.
6. Dinginkan saus agar siap disaijkan.

Monday, November 19, 2012

Pre-fermentation Oreo Bread by Amy Riv

Dear Host Bread Week dan NCC'ers,

Rencananya praktek adonan pre-ferment ini mau dibikin baguette yang

nantinya bisa dipotong-potong untuk disajikan sebagai garlic bread
kesukaan anak ragil.

Tapi setelah adonan pre-ferment siap, malah melirik ke stock Oreo

setumpuk yang melambai-lambai minta dimanfaatkan.
Akhirnya dengan menggabungkan metode pre-ferment dan terinspirasi dari
Oreo Bun-nya Vivian Pang
(http://vivianpangkitchen.blogspot.com/2012/09/oreo-buns-straight-dough-method-with.html)
dan
Oreo Bread-nya Sonia
(http://nasilemaklover.blogspot.com/2012/02/oreo-bread.html ),
terjunlah saya ke dapur bermain dengan adonan untuk menghasilkan Bun
Oreo dengan filling dan topping berbahan si biskuit hitam ini. Resep
penggabungan metode pre-ferment dan resep Sonia-Vivian, tanpa campuran
Oreo di adonan. Sedangkan isian bun-nya saya pakai resepnya Vivian.
Topping pakai caranya Sonia.

Mengapa saya memilih metode pre-ferment. Metode ini meski proses

pengerjaannya cukup lama, namun menghasilkan aroma roti yang lebih
harum dibanding metode cepat. Juga empuknya bisa bertahan 2-3 hari
meski tanpa bread improver lhoo… Gak percaya?  Hmm, saya sudah
membuktikannya sekarang ..:)

Bun Oreo dengan Metode Pre-Ferment

Hasil: 20 buah


Bahan Pre-Ferment:

-  Terigu protein tinggi 100g
-  Ragi 0,1g
-  Air dingin 63ml
-  Garam 2g

Cara membuat Pre-Ferment:

1. Campurkan semua bahan preferment dan uleni hingga rata.
2. Istirahatkan selama minimal 6 jam.
3. Kalau lebih dari itu, bisa dimasukkan ke kulkas untuk dipakai
hingga 3 hari kemudian.

Bahan adonan:

-  350g terigu protein tinggi
-  150g pre-ferment
-  100g gula pasir
-  1 butir telur
-  200ml susu UHT
-  4g ragi
-  50g butter
-  ½ sdt garam
-  20g crushed Oreo biscuit tanpa cream-nya (saya lupa menambahkan)

Bahan isian Oreo:

-  30g butter
-  1 butir kuning telur
-  60g Oreo biskuit (Masukkan dalam plastik dan gerus dengan
menggunakan rolling pin)
-  2 sdm susu bubuk

Cara membuat isian Oreo:

1. Kocok butter hingga ringan.
2. Tambahkan telur dan kocok merata.
3. Masukkan bahan lain dan aduk rata.
4. Simpan dalam freezer agar lebih mudah saat pengisian.

Bahan topping:

-  Olesan: kuning telur dicampur dengan 30 ml susu UHT atau evaporasi.
-  50g Oreo diambil cream-nya dihancurkan, beri 1 sdm minyak sayur.

Cara membuat Oreo Bun:

1.  Aduk rata air/susu UHT, terigu protein tinggi dan ragi instant.
Diamkan selama 15 menit.
2.  Campurkan pre-ferment, aduk perlahan.
3.  Masukkan telur dan gula pasir, aduk/uleni hingga merata.
4.  Tambahkan butter, uleni hingga hampir kalis.
5.  Tambahkan garam, uleni hingga adonan benar-benar kalis. Tandanya
adalah adonan sudah tidak lengket di mixer maupun tangan kita. Cek
dengan cara mengambil sedikit adonan dan membentangkannya hingga sudah
terbentuk lapisan tipis tanpa putus.
6.  Tambahkan Oreo yang telah dihancurkan, aduk perlahan saja hingga
rata (saya kelupaan menambahkan..:) )
7.  Angkat adonan dari mixer dan bulatkan di meja, istirahatkan selama
kurang lebih 30 menit.
8.  Kempeskan adonan dan bagi @50 gram.
9.  Beri isian Oreo dan bulatkan kembali.
10. Istirahatkan adonan hingga mengembang, kurang lebih 60 menit.
Salah satu cara mengecek adonan yang sedang
difermentasikan/dikembangkan adalah dengan menyentuhkan ujung telunjuk
ke adonan. Jika membekas dan tidak membal maka adonan sudah siap
dipanggang.
11. Sementara itu, siapkan oven dengan suhu 180 derajat Celcius.
12. Beri olesan telur dan topping Oreo.
13. Panggang hingga matang, selama 20-25 menit dengan suhu 180-190
derajat Celcius.