Semangat pagi peri-peri roti yang baik hati.....
Bismillahirrohmanirrohiim.... Jujur sebenernya deg-degan hati ini mau
ikutan acara ncc breadweek,tapi akhirnya bulat dengan niat yg
nekat.....dari awal sampai hari ini selalu mikir-mikir...ikutan gak
yaaa.... Secara lihat postingannya sangat mengagumkan dan makin membuat
minder.
Akhirnya semalam setelah tugas sebagai ibu rt agak lenggang langsung
meluncur ke dapur, alhamdulillah bahan2 yang dibutuhkan ada semua....
Akhirnya dengan tenaga yg masih tersisa dan dengan tenaga LG sekitar 20
menit menguleni adonan sebanyak 250 gr, lumayan berkeringat, suami pun
gak tega melihatnya dan berkomentar "kenapa tdk pakai mixer
sayaangg...."... Tuing...tuing tambah semangat deh ngadoninnya....
Singkat kata... Adonan selesai dan mencoba tidak memakai pelembut atau
pengembang sedikit pun selesai di uleni dan di simpan di kulkas setelah
di wrapping, dan menjelang subuh kembali menguleni adonan yg ada masih
dengan tenaga LG dan menggilingnya juga dengan jemari alhasil masih agak
tebal, tapi alhamdulillah kalis(tidak putus)....30 menit di panggang
dengan suhu 180 derajat, jadilah penampakan seperti di foto....
Resep roll bread:
Tepung protein tinggi 250 gr
Skm 42gr
Kuning telur 2
Garam1/4 sdt
Margarine 2 sdm
Air es 50 ml
Cara: taruh di wadah agak lebar tepung terigu campur skm dan kuning
telur yang sudah di kocok lalu uleni sambil diberi air sedikit demi
sedikit kiranya sudah agak kalis beri mentega dan garam, uleni sampai
agak lentur dan kalis, lalu simpan di kulkas sebelumnya di tutup plastik
wrapping dahulu.
Esok pagi kembali di uleni sesaat dan adonan di lebarkan, lebih baik di
buat tipis lalu isi dengan isian dan di roll seperti buat roll cake lalu
di oven selama 30 menit dengan suhu 180 derajat...
Untuk isian saya memakai kacang hijau, kacang merah yang biasa untuk isian bakpao dan kismis kesukaan suami tercinta.....
Roll bread ini saya sajikan sebagai sarapan pagi dengan susu kedelai
juga buatan sendiri langsung habis tak bersisa..... Alhamdulillah
senangnya dan walaupun di potong agak keras tapi di gigit sangat
renyah.... Berikut komentar suami "enak dan renyah pas sama isiannya gak
terlalu manis dan mengenyangkan...."
Demikian laporan saya semoga di terima oleh peri-peri roti yang baik hati.
Salam roti,
Hanny Asmarany
Friday, December 7, 2012
Assorted Roti Unyil by Putri M. Gurnitha
30++ tahun ga pernah nyentuh yang namanya oven, ga pernah berminat, dan ga pernah niat baking,
tau2 sekarang kirim setoran keempat untuk NCCBreadweek yeaahhhhh~~
Ibuku sampai terheran-heran karena yang suka baking biasanya adeku yg kecil, kenapa tau2 ini anaknya yang gede jadi rajin banget ketemuan ama si oven di dapur, hahahah :p Diriku aja heran, apalagi beliau :D
Mungkin juga bawaan hamil kali deh, namanya bumil pasti beda2 kelakuan aneh2 dadakannya kwkwkw... Ditambah lagi efek join milis NCC yang tiap hari ngegelar resep2 n poto2 cihuy, makin semangat deh jadinya..
Kali ini bingung mau namain apa roti nya... Mau dinamain roti unyil, tapi ga unyil2 banget.. Gede juga ga..
Jadi seadanya aja deh namanya yaakkk..
Ini pake resep Roti Kasur NCC, once again terima kasih Bu Fat untuk resepnya..
Isinya macem2 mulai dari selai coklat, selai strawberry, selai kacang, abon, tape, butter, skm, dll.. Bentuknya juga ngasal aja tergantung mood hehehe..
Gado-gado acakadut deh pokoknya :D
Bahan:
500 gr tepung terigu protein tinggi
3 btr kuning telur
100 gr gula pasir
30 gr susu bubuk
11 gr ragi instant
5 gr garam
250 ml air
100gr mentega/margarin
½ sdt bread improver
500 gr tepung terigu protein tinggi
3 btr kuning telur
100 gr gula pasir
30 gr susu bubuk
11 gr ragi instant
5 gr garam
250 ml air
100gr mentega/margarin
½ sdt bread improver
Bahan isi:
Selai strawberry, coklat, kacang
Selai strawberry, coklat, kacang
abon
tape
butter+skm
Bahan polesan, kocok rata dengan garpu:
1btr telur utuh, ½ sdt garam, 1 sdm air.
1btr telur utuh, ½ sdt garam, 1 sdm air.
Cara membuat:
- Dalam wadah, campur tepung terigu, gula pasir, susu bubuk, ragi instant, aduk rata. Tuangi air dan kuning telur, uleni hingga setengah kalis, tambahkan mentega dan garam, uleni terus hingga kalis dan licin benar.
- Timbang adonan masing-masing 40 gr, bulatkan. Biarkan mengembang selama lk. 15 menit. Kempiskan, lalu isi dengan 1 sdm bahan isi, bulatkan kembali dan taruh dalam loyang bulat/kotak, biarkan mengembang 30 menit atau lebih, sampai terasa ringan.
- Olesi permukaannya dengan bahan polesan, oven hingga matang. Lk. 15 menit dengan suhu 180'C
*aku pake 1/2 resep aja karena lagi pegel secara nguleninnya masih ngandelin LG :)*
Smanguuutt Roti!!!
Putri M. Gurnitha
Bakpao MCB ( Melted Cheese Broccoli) by Djeng Kamto
Ibu
- Ibu Peri roti yang baik hati dan tidak sombong, apa kabar ??
Menurut
Wikipedia Indonesia Bakpao merupakan makanan tradisional Tionghoa.
Dikenal sebagai Bakpao di Indonesia karena diserap dari bahasa Hokkian
yang dituturkan mayoritas oang Tionghoa di Indonesia.
Pao
berarti bungkusan, dan bak itu artinya daging. Jadi bakpao berarti
bungkusan berisi daging. Bakpao dalam bahasa Hakka/Khek yaitu
Nyukppao/Yugppao yang mempunyai arti
sama yaitu daging berbungkus
Seingat
saya, saya baru sekali mencoba bikin bakpao (kira kira 4 tahun yang
lalu), dan gagallll...ini menimbulkan trauma jiwa bagi saya sodara -
sodara he hehh....
Bakpao ini saya buat semalam sekitar jam 21.00, ditengah hujan derasss dan perut keroncongan
tak tertahankan.
Saat buka buka kulkas walahhhh... kok gak ada yang matching untuk dibuat sesuatu he he he ciannn banget dhueh .
Mau bikin cap cay , sayur mentah yang ada hanya buncis dan brokoli saja.
Mau bikin mie instant, dhuhhhh rasanya kurang cetarrrr diperut yang keroncongan, kurang nendangggg he heh
Mau
beli sesuatu, malam malam jelas nggak ada yang lewat didepan rumah
(Oya kami hidup didesa,......... sekitar 15 Km dari pusat kota ) .
Mau
tidur engga bisaaaa karena keroncongan banget ngettttt....he heh
e...ujung ujungnya..kepikiran terigu, ragi instant dan si brokoli...hmm
ok kita coba buat bakpao saja yaaa...itung itung latihan
Resepnya
pake ilmu kira kira setelah membaca baca berbagai majalah, dan berbagai
resep. Seperti biasa kita memakai sistem biang, dan Lengan Guedhue
(LG)...karena si mixer Kitchen Aid belum dikirim kirim juga oleh toko
(ya jelas lah wong belum pesan, apalagi bayar ..hi hih ih i), ini dia
resepnya :
Biang Bakpao MCB ( Melted
Cheese Broccoli) :
- Ragi instant 1 sdt (munjung)
- Terigu protein tinggi 50 gram (pake protein sedang juga gak masalah yaa)
- Air 60 mL
Semua bahan biang dicampur dengan spatula/sendok hingga rata, biarkan sekitar 2 jam dalam baskom ditutup serbet - sisihkan
Jangan lupa sediakan kertas roti yang dipotong segi empat yaa kira kira ukuran (berapa yaa ??) 10 X 10 cm, sebanyak
8 lembar - untuk alas Bakpao MCB
Bahan Isian :
- Brokoli 50 gram (ambil kuntumnya saja) , potong, cuci bersih
- 2 Lembar daging yang biasa buat isian burger, potong kecil - kecil
- Bawang bombai 1/4 buah (ukuran sedang), cacah
- Garam, dan gula putih secukupnya (Keju diatas sudah memberikan rasa asin yaa..)
- Merica halus 1/4 sendok teh
- Margarin 1/2 sendok teh untuk menumis
- Keju parut 75 gram (saya pakai Quick Melt -nya Kraft ) - sisihkan
Panaskan wajan dan tumis sebentar, semua bahan isian diatas kecuali keju parut
Bahan Adonan Bakpao MCB :
- Terigu protein sedang sekitar 250 gram (tergantung cuaca)
- Margarin putih 50 gram
- Gula pasir 100 gram
- Air sekitar 50 mL
Cara pembuatan/penyelesaian Bakpao MCB ( Melted Cheese Broccoli) :
- Uleni dengan tangan margarin, gula dan air hingga rata, masukkan adonan biang dan uleni lagi hingga rata
- Masukkan terigu sedikit demi sedikit kedalam adonan diatas , dan uleni kembali dengan tangan diatas meja/marmer hingga kalis
- Bulatkan adonan menyerupai kubah, letakkan diatas loyang dan biarkan mengembang kira kira 30 menit
- Setelah mengembang, bagi adonan menjadi 8 bagian kira kira masig masing 73 gram .
- Kempiskan masing masing adonan dengan rolling kayu (pake telapak tangan juga boleh), lalu isi masing masing adonan dengan keju parut sekitar 1 sdm, dan bahan isian (brokoli dkk) 1 sdm
- Tutup/bulatkan masing masing adonan, dan alasi dengan kertas roti yang telah disiapkan sebelumnya
- Tata diatas loyang, dan biarkan mengembang kira kira 20 menit
- Sementara itu siapakan langseng/klakat/dandang pengkukus, isi air secukupnya - panaskan dan biarkan air mendidih dan beruap banyak
- Masukkan/susun Bakpao MCB diatas langseng, tutupi serbet agar air tidak menetes kedalam langseng/klakat/dandang
- Jaga waktu pengukusan, hanya 10 menit, terhitung dari saat klakat/langseng/dandang ditutup yaaa
- Angkat, dan sajikan hangat hangattt
Hmmmmm yummyyy bangetttt ...lelehan keju berpadu dengan renyahnya brokoli dan gurihnya daging terasa passsss.
Psssttttt
saat semua penghuni rumah sedang tidur.....jangan bilang bilang
yaaa...semalam seketika saya habis 3 buah Bakpao MCB ini
lohhhhhh....hhhi hi sisanya 5 biji saya rencanakan untuk sarapan anak
anak besok pagi ...bergizi, maknyusss...dan manstabbbbb pastinya
Roti Bekatul (Rice Bran Bread) a la Djeng Kamto
Halloo.....
Wewwwww....melihat judul roti ini semoga Ibu ibu host serta teman teman tercinta yang menawan tidak
langsung berkotek seperti ayam ......kukuruyukkkkk
Konon diluar negeri
roti bekatul atau rice bran bread sudah lazim dikonsumsi orang,
bahkan belakangan dibeberapa bakery terkenal di Nusantara sudah mulai
menyajikan roti bekatul yang kabarnya sehat, dan mempunyai banyak
manfaat.
Sebelum kita mulai ada baiknya kita menggetahui apakah bekatul itu
??? Apakah bekatul berbeda dengan dedak ??
Bekatul menurut
wikipedia (sumber : id.wikipedia.org)
adalah bagian terluar dari bagian bulir yang terbungkus oleh sekam.
Bulir adalah buah sekaligus biji berbagai tumbuhan serealia sejati
seperti padi, gandum, dan jelai. Istilah bekatul terutama disematkan
pada padi, karena serealia inilah yang dikenal dalam budaya
Nusantara. Namun demikian bekatul dapat diperoleh pula dari jagung,
gandum, milet serta jelai.
Bekatul pada padi dapat
dilihat pada beras yang diperoleh dari penumbukan. Proses pemisahan
bekatul dari bagian beras lainnya dikenal sebagai penyosohan
(polishing) untuk memperpanjang masa penyimpanan beras, sekaligus
memutihkannya
Dimana letak
perbedaan bekatul dan dedak ? Menurut
www.bekatul-dr-liem.blogspot. com
dedak merupakan hasil penyosohan (penggilingan) padi yang pertama
dan berwarna agak kekuningan serta agak kasar. Sedangkan bekatul,
adalah hasil penyosohan kedua yang berwarna putih kekuningan atau
kecoklatan dengan tekstur yang lebih halus . Bekatul secara umum
mengandung protein, mineral, asam lemak esensial , vitamin E complex,
vitamin B complex (B1, B2, B3, B5, B6 dan vitamin B15) serta nutrisi
penting lainnya . Bekatul diyakini dapat menyembuhkan banyak penyakit
antara lain : Asma, Kencing manis, penyakit jantung, tekanan darah
tinggi, kadar kolesterol, gondok, kista ovarium , kegemukan,
meningkatkan gairah seksual, kesuburan, meningkatkan daya tahan
fisik, sembelit, memperbaiki fungsi hati, encok dan mencegah penuaan
dini
Sedangkan versi pemilik
penggilingan padi disekitar desa saya, bekatul adalah dedak yang
lembut :) dan harganya lebih mahal dibandingkan dedak kasar ...bahasa
sederhananya begitu.
Setelah Googling
kesana kemari dan terpikat oleh manfaatnya (serta banyaknya stok bekatul
dirumah) he he...akhirnya sayapun masuk kedapur untuk membuat roti
bekatul alias rice brain bread ini.
Resepnya pakai ilmu kira kira,
setelah menyambangi beberapa blog dalam maupun luar negeri, serta
utak atik resep Roti Keset Ibu Fatmah Bahalwan.
Resep resep Rice
Bran Bread luar negeri yang diposting, kebanyakan menggunakan bahan
bahan yang sulit ditemukan didaerah saya hi hi dan belum saya kenal
manfaatnya misal Xantan Gum ...jadi kita pakai resep ala saya pakai
ilmu kira kira yaa.
O ya roti bekatul yang
saya buat ini, masih menggunakan tepung terigu protein tinggi sebagai
campuran , jadi tidak 100% bekatul yaa....
Bahan Biang :
50 gram terigu protein
tinggi
1 sendok bebek ragi
instant
Air sekitar 60 mL
Aduk semua bahan biang
ini dengan spatula, dan biarkan sekitar 4 jam dalam wadah/baskom ditutup serbet
Bahan Roti Bekatul
- Bekatul 56 gram (Beli dari penggilingan padi di daerah saya :) :) ,....stt sejatinya mau dijadikan pakan ayam oleh Ibu saya hi hi hi
- Terigu protein tinggi sekitar 200 gram
- Gula pasir 50 gram
- Mentega/butter 50 gram
- Kuning telur 2
- Susu full cream 15 gram
- Coklat serbuk bermerek bagus 1 sendok makan (bila suka boleh ditambahkan serbuk kayu manis seujung sendok teh)
- Garam seujung sendok teh
Cara pembuatan :
- Campur semua bahan roti diatas kecuali terigu dan bekatul, uleni dengan tangan didalam baskom
- Campur adonan biang dan adonan roti hingga tercampur rata, serta masukkan terigu dan bekatul sedikit sedikit sambil terus diuleni pakai tangan hingga kalis (diatas meja/marmer)
- Terus uleni hingga adonan benar benar kalis
- Bulatkan adonan menyerupai kubah besar, biarkan mengembang hingga beberapa saat (sekitar 40 menit)
- Selanjutnya kempeskan adonan dengan menggunakan rolling kayu
- Bentuk adonan menjadi lonjong, kerat bagian atasnya dengan pizza cutter/pisau
- Tata diatas loyang yang telah dioles (minyak loyang/margarin putih)
- Biarkan adonan istirahat kembali sekitar 20 menit
- Oven adonan dengan suhu sekitar 190 – 200 derajad celcius, hingga matang
- Setelah matang olesi adonan panas panas dengan menggunakan olesan mentega/butter
Secara medis saya kurang
tau apakah roti bekatul yang disajikan dengan resep saya diatas masih
memiliki manfaat untuk berbagai penyakit yang telah disebutkan dalam dibeberapa bacaan ?
Namun rasanya, kalau sekedar untuk
diet (mengurangi berat badan) he he mungkin boleh juga nich...karena
roti ini sangat mengenyangkan.
Sekedar
info (setelah saya ngomong ngomong dengan Ibu saya heh e he he) pada
jaman dahulu, jaman susahhh...sekitar tahun 1955-an bekatul ini sempat
menjadi panganan dibeberapa daerah di Pulau Jawa. Nama makanannya adalah
Semayi.
Sebagai
bayangan, Semayi ini dibuat dari bekatul dicampur air secukupnya
dibumbui asam, bawang putih, cabai dan garam, kemudian dibungkus
daun serta dipanggang diatas wajan.Fungsi asam konon adalah untuk
mencegah keracunan, karena bekatul dijaman dahulu sangat kotor ( sudah
banyak yang jamuran).....welehhhh kok jadi nelangsa banget
membayangkannya he heh eh eh e...dijaman sekarang kayaknya enggakkkkk
banget dhuehhhh.
Roti
bekatul ini cukup enak rasanya, emm.. maksud saya aroma bekatulnya
kalah dengan aroma coklat dan mentega/butter teksturnya cukup menul
menul (apa bahasa Indonesia nya?)...Alhamdulillah setelah makan roti bekatul buatan saya, sampai saat ini saya masih hidup dan nggak bersuara kukuruyukkkkk .........
Salam Bekatul
Mei Djeng Kamto - (Kediri)
Roti Boy a la Lisniar Sitorus
Pagiiii.......Ini kali pertama ikutan event diNcc, Sebenernya dah dari minggu lalu pengen
ikutan setor tapi berhubung anak sakit kemudian akunya juga ikut sakit akhirnya hari ini baru bisa.
Dari
dulu pengen banget bisa buat roti tapi takut gagal, kebetulan ada event
bread week jadi diberanikan diri eh...ternyata berhasil buat roti boy
yang enak dan lembut hehehe....mohon maaf ibu host Fotonya masih
seadanya sebenernya mau buat lagi tapi berhubung waktunya sudah mepet
jadi foto yang terpilih diantar foto-foto rotiku yang lain.
Roti lembut By Fatmah Bahalwan
Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr gula
100 gr mentega
11 gr ragi instant
½ sdt bread improver
4 btr kuning telor
300 ml air es
½ sdt garam
500 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr gula
100 gr mentega
11 gr ragi instant
½ sdt bread improver
4 btr kuning telor
300 ml air es
½ sdt garam
Cara membuat:
- Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata
- Masukkan air 200ml dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
- Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai kalis elastis.
- Adonan siap dibentuk-bentuk.
- Diamkan adonan hingga mengembang 2 kali, lalu oven hingga matang.
Catatan: sisa air 100ml buat jaga-jaga aja kalai adonan kurang lembek tambahkan sedikit demi sedikit.
Nah untuk toppingnya aku juga pakai resepnya ibu Fat
Topping:
50 gr gula halus
50 gr gula palem
100 gr mentega
80 gr telur
130 gr terigu protein rendah.
5 gr kopi instant + 1 sdm air panas
5 gr essence kopi.
50 gr gula halus
50 gr gula palem
100 gr mentega
80 gr telur
130 gr terigu protein rendah.
5 gr kopi instant + 1 sdm air panas
5 gr essence kopi.
Cara membuat:
- kocok mentega, gula, telur hingga lembut, masukkan tepung terigu, aduk rata, tuang kopi dan essence kopi, aduk rata.
- Masukkan adonan kedalam plastik segitiga. Gunting kecil ujungnya. Semprotkan diatas roti bulat yang sudah mengembang terakhir dengan arah seperti obat nyamuk.
- Panggang roti dalam oven hingga matang.
Burger Buns a la Euis Winarsih
Hai..hai para peri roti...
Setelah
memberanikan diri akhirnya ikutan juga breadweek alasannya selama ini
aku hanya jadi member pasif pengen juga ah sekali sekali ikutan eksis
dan alasan lainnya karena aku sukaaaaaaaa banget sama roti .
Resepnya aku ambil dari buku sedap cantiknya kue kue mungil, nah burger bun yg aku bikin ini judul aslinya mini chiken
burger,berikut resepnya
Bahan Roti
300 gram tepung protein tinggi
1sdt ragi instan
30 gram gula pasir
15 gram susu bubuk
180 ml air es
30 gram mentega tawar
1/2 sdt
garam
50ml susu evaported untuk olesan
2sdm wijen untuk taburan
Bahan isi atau pelengkap :
Aku gak pakai resep asli tapi menggunakan burger farm house
10 lembar selada
Saus tomat sesuai selera
Saus sambal sesuai selera
Mayones sesuai selera
Keju lembaran
Cara membuat:
Campur
tepung terigu ragi instant susu bubuk dan gula pasir aduk rata tuang
air es sedikit sedikit sambil di uleni sampai kalis.Masukan mentega dan
garam uleni terus sampai elastis.Diamkan 30 menit.
Kempiskan
adonan timbang masing2 15 gram ( aku 50 gram ) bulatkan.Diamkan 10
menit
bulatkan lagi dan
kempiskan adonan pipihkan sedikit letakan di loyang yang sudah di oles
margarin.Diamkan 60menit sampai mengembang ( aku 30 menit).
Oleskan
susu evaported tabur wijen oven 8menit suhu 190 derajat celcius setelah
matang belah dua roti beri isi dan pelengkap sajikan.
Terima kasih peri roti 
Thursday, December 6, 2012
Cinnamon Pull-Apart Bread by Dwita Miranti
Selamat malam madam2 host bread week...
maaf
nih borongan setornya..... mudah2an gak cape bacanya.. hehehehe...
resepnya ambil dari Joy the Baker... gak tau nih doyan banget sama
cinnamon sugar.. sampe kasih laporan dua2nya pake cinnamon...
hehhehehe....
CINNAMON SUGAR PULL-APART BREAD
yield: One 9x5-inch loafprep time: 3 hourscook time: 30 to 35 minutes
total time: 3 hours 35 minutes
INGREDIENTS:
For the Dough:
2¾ cups plus 2 tablespoons all-purpose flour, divided
¼ cup granulated sugar
2¼ teaspoons (1 envelope) active dry yeast
½ teaspoon salt
2 ounces unsalted butter
1/3 cup whole milk
¼ cup water
2 eggs, at room temperature
1 teaspoon pure vanilla extract
¼ cup granulated sugar
2¼ teaspoons (1 envelope) active dry yeast
½ teaspoon salt
2 ounces unsalted butter
1/3 cup whole milk
¼ cup water
2 eggs, at room temperature
1 teaspoon pure vanilla extract
For the
Filling:
1 cup granulated sugar
2 teaspoons ground cinnamon
2 ounces unsalted butter, melted until browned
1 cup granulated sugar
2 teaspoons ground cinnamon
2 ounces unsalted butter, melted until browned
DIRECTIONS:
1. In a large mixing bowl whisk together 2 cups flour, sugar,
yeast, and salt. Set aside.
2. Whisk together eggs and set aside.
3. In a small saucepan, melt together milk and butter until
butter has just melted. Remove from the heat and add water and vanilla extract.
Let mixture stand for a minute or two, or until the mixture registers 115 to
125 degrees F.
4. Pour the milk mixture into the dry ingredients and mix with a
spatula. Add the eggs and stir the mixture until the eggs are incorporated into
the batter. The eggs will feel soupy and it’ll seem like the dough and the eggs
are never going to come together. Keep stirring. Add the remaining ¾ cup of
flour and stir with the spatula for about 2 minutes. The mixture will be
sticky. That’s just right.
5. Place the dough is a large, greased bowl. Cover with plastic
wrap and a clean kitchen towel. Place in a warm space and allow to rest until
doubled in size, about 1 hour. *The dough can be risen until doubled in size,
then refrigerated overnight for use in the morning. If you’re using this
method, just let the dough rest on the counter for 30 minutes before following
the roll-out directions below.
6. While the dough rises, whisk together the sugar and cinnamon
for the filling. Set aside. Melt 2 ounces of butter in a saucepan until
browned. Set aside. Grease and flour a 9x5x3-inch loaf pan. Set that aside too.
7. Deflate the risen dough and knead the remaining 2 tablespoons
of flour into the dough. Cover with a clean kitchen towel and let rest for 5
minutes. On a lightly floured work surface, use a rolling pin to roll the dough
out. The dough should be 12-inches tall and about 20-inches long. Use a pastry
brush to spread melted butter across all of the dough. Sprinkle with all of the
sugar and cinnamon mixture.
8. Slice the dough vertically, into six equal-sized strips.
Stack the strips on top of one another and slice the stack into six equal
slices once again. You’ll have six stacks of six squares. Layer the dough
squares in the loaf pan like a flip-book. Place a kitchen towel over the loaf
pan and allow in a warm place for 30 to 45 minutes or until almost doubled in
size.
9. Preheat oven to 350 degrees F. Place loaf in the oven and
bake for 30 to 35 minutes, until the top is very golden brown. The top may be
lightly browned, but the center may still be raw. A nice, dark, golden brown
will ensure that the center is cooked as well.
10. Remove from the oven and allow to rest for 20 to 30 minutes.
Run a butter knife around the edges of the pan to loosen the bread and invert
onto a clean board. Place a cake stand or cake plate on top of the upside down
loaf, and carefully invert so it’s right side up. Serve warm with coffee or
tea.
11. The bread is best served the day it’s made, but it can also
we wrapped and kept at room temperature for up to 2 days.
Subscribe to:
Posts (Atom)


