Showing posts with label Diana Cahyawati. Show all posts
Showing posts with label Diana Cahyawati. Show all posts

Monday, December 10, 2012

Natural Flower Bread by Diana cahyawati

Salam hormat peri roti yang terhormat *bungkuk ala jepang*,

Status di FB pada colek2an nanya "Udah setor lagi belum untuk NCCBW?" , berasa dikejar deadline, meski sebenarnya bukan keharusan, tapi seperti mengemban tanggung jawab. Toh ini ajang bergengsi dari NCC yang diadakan cuman sekali per tema. Rasanya kurang afdol kalau ga setor di saat2 terakhir, dag dig dug jedeeerrr nunggu pk 12 malam, tepat ditutupnya event NCCBW *jadi inget kisah cinderela, jam 12 malam berubah jadi upik abu hahahahaha* (mulai ngelantur nih... Maklum lagi summer alias demam)

Laporan ini, aku tulis saat menanti adonan mengembang, biar nanti keburu setor laporannya..PD amat ya roti belum jadi udah nulis laporan, kayak yakin sukses aja bikinnya hehehehe... Yah yakinlah, wong selama ini sudah dipandu di NCC ama suhu2 roti yang handal... Apalagi dengan event NCCBW ini, aneka macam ragam roti cantekkk mejeng dan pastinya lezat2 semuaaaa ... Yummmmm ...

Hari ini, entah napa, mikirrrr NCCBW mulu, udah lama ga setor, gara2 nya ya itu tuh sok sibuk + musim ujan, apa hubungannya ya? Ya itu gara2 ujan ini, aku terdampar di pulau kapuk bertemankan segudang ide roti untuk mejeng di NCCBW, tapi yahhh apa boleh buat, fisik berkata lain hikss..... Sedih belum sempat menyalurkan semua ide... Tapi gpp deh, toh lain kali bisa di share sendiri di blog atau di milis NCC tercinta ini... *hibur diri*

Well udah puas nih curcol and ceritanya, langsung aja ya, kali ini aku ingin membuat roti yang cantik menurut aku loh... Dan pembuatannya sebenarnya simpel...Untuk step by stepnya sudah aku foto dan akan aku posting di blog aku, karena untuk upload di sini pasti tdk memungkinkan, krn akan over quota pastinya.. *bisa dicentong* hihihihihi... Roti ini aku namain "Natural Flower Bread" karena resepnya aku modif dengan penggunaan ragi alami yang aku namai ragi C dan sudah pernah diposting di laporan sebelumnya.

Aku sengaja membuat 2 resep, yang satunya dengan ragi alami, sedang yang satunya dengan ragi instant sachet, karena banyaknya email ke aku yang menanyakan berapa komposisi ragi alami bila menggantikan ragi sachetan, hasilnya ternyata beda... Aku lebih suka yang pakai ragi alami karena apa? Karena baunya lebih natural tentunya dan pasti lebih sehat dibandingkan ragi sachetan. Susah ya menjelaskan dengan kata2, kalau mencoba sendiri baru ngerti deh yang dimaksud, yukkkkkk bikin ragi alami ga susah, ga ribet, mudahhh, cuman butuh kesabaran aja.. :) Oh ya untuk penyemangat temen2 yang lain dalam pembuatan ragi alami, sudah ada loh temen2 NCC yang sudah berhasil membuatnya, awalnya mereka kirim email ke aku, tanya2, intinya ga yakin bisa buat, ternyata setelah jadi, mereka bilang gampang kok buatnya hehehehehe....

Yuk disimak resepnya ya, simpel banget kok...

"Natural Flower Bread" modif by Diana Cahya

Resep asli aku sadur dari sini , tapi sudah aku modif sendiri, karena tentunya beda perlakuan antara penggunaan ragi alami dan ragi sachetan. Di sini aku menggunakan "Ragi alami dari kismis (Ragi C)" :
http://www.evatoneva.com/index.php?option=com_content&view=article&id=110:praznichnapogacha&catid=7:pitiipogachi&Itemid=9

Bahan Adonan :
500 gr tepung protein tinggi
2 telur
2 sdm olive oil
1 sdm gula / madu (aku pakai madu)
1/2 sdt air lemon
1/2 sdt garam
150 ml susu cair
250 gr Ragi C (ragi alami)

Bahan olesan bagian dalam roti :
100 gr mentega, cairkan, dinginkan.

Bahan olesan kulit roti :
1 kuning telur
2 sdm susu evaporasi
Wijen untuk taburan (opsional)

Cara :
- Campur tepung terigu  dan garam dalam baskom
- Buat lubang di tengah tepung, masukkan telur, madu,air lemon,susu cair.  Campur rata.
- Masukkan Ragi C (ragi alami), uleni sampai setengah kalis,tambahkan olive oil, uleni sampai kalis benar.
- Diamkan adonan 1 jam hingga mengembang 2x lipat.
- Bagi adonan menjadi 8 bagian sama rata. Lalu gilas masing2 adonan, olesi dengan mentega cair, lalu tumpuk dengan adonan lain, gulung adonan. Jadi 1 adonan terdiri dari 2 susun adonan. Sekarang adonan menjadi 4 gulung, potong ujung2 nya untuk dijadikan mawar di tengah, lalu sisanya potong segitiga untuk pinggiran. Kalau bingung bisa lihat step by stepnya di blog aku ya :)
- Susun dalam loyang bundar 28 cm ( aku pakai 20 cm karena belum punya yang 28 cm hehehe...jadi adonannya masih sisa) , tutup dengan plastik wrap, diamkan 30 menit.
- Kasih olesan telur dan susu, taburi wijen, panggang hingga matang. Aku pakai oven tangkring dengan suhu 180 derajat Celcius (jangan lupa dihidupkan minimal 30 menit sebelum memanggang) selama 30 menit, lalu suhu aku turunkan ke 160 derajat celcius, panggang sampai matang benar.

Wednesday, November 28, 2012

PAIN DE CAMPAGNE (Perancis) by Diana cahyawati


Halooo peri roti yang terhormat,

Bertemu saya lagi nih, kali ini saya ingin mempersembahkan roti yang juga unik menurut saya, dimakan fermentasinya dilakukan pada suhu rendah yaitu diinapkan di dalam lemari es selama 1 malam dan dipanggang pada pagi hari berikutnya. Sekali lagi saya menemukan rasa roti yang mewah dengan ragi alami tentunya, benar2 membuat saya ketagihan untuk terus membuat roti, sekali lagi thanks for NCCBW ini.. Benar2 membuka mata saya untuk terus berusaha membuat roti yang terbaik untuk keluarga.

Walaupun prosesnya terkesan lama, tapi hasil yang diperoleh benar2 mengobati semua jerih payah yang sudah saya lakukan, ternyata ga kalah roti buatan saya dibandingkan hotel bintang lima yang pernah saya rasakan hehehehee… puasss puasss puassss….. 

Kali ini saya mengangkat roti Pain De Campagne (duh susah banget nyebutnya, saya aja nyebut masih tersendat2 dan brekele hehehehe).  Pain De Campagne adalah roti dari Perancis. Roti ini pada dasarnya merupakan roti fermentasi alami. Roti ini terlihat sangat sederhana dan hambar, namun sesungguhnya memiliki rasa. Tekstur yang didominasi dengan citarasa gandum sangat cocok untuk dibuat sandwich, tapi dimakan dengan selai coklat juga amboyyyyy yahud nikmatnya... swear deh :)

Berikut ini resep dan tahap pembuatannya :

PAIN DE CAMPAGNE (Perancis)
by Sangjin Ko

Bahan :
200 gr Tepung Terigu Protein Tinggi
40 gr Tepung Gandum utuh
10 gr Kulit gandum
125 gr Ragi alami (Ragi C) (pembuatan ragi sudah pernah saya share, bisa klik di sini http://www.dianacahya.com/2012/11/26/ragi-alami-dari-kismis/)
6 gr Garam
15 gr Gula Pasir
125 gr Air
30 gr Minyak Zaitun

Cara membuat :
1.       Campur ragi dan air di mangkok. Campur garam, terigu , gandum utuh, kulit gandum. Campur keduanya hingga rata, tambahkan minyak zaitun, uleni adonan hingga kalis.
2.       Letakkan adonan di baskom yang sudah diolesi minyak zaitun, tutup dengan plastik dan diamkan 1 malam dalam lemari es (bukan freezer yah)
3.       Esoknya, biarkan adonan di suhu ruang , lalu bentuk adonan menjadi bulatan (seperti bola).
4.       Siapkan mangkok besar yang dilapisi kain, beri taburan tepung, lalu letakkan permukaan adonan di dalamnya, tutup dengan plastik dan diamkan pada suhu ruang selama 120 menit agar roti mengembang sampai 2x lipat dari ukuran semula.
5.       Jika roti sudah mengembang, letakkan di atas loyang dengan bagian roti yang bertepung menghadap ke atas. Buat irisan di atas roti berbentuk tanda plus.
6.       Oven hingga matang.

Untuk gambar setelah dikemas, boleh lihat di sini , cantik loh , ga kalah ama roti yang dijual di Hotel Bintang 5 hehehehe :

PUFF PASTRY ala Fatmah Bahalwan by Diana cahyawati


Pagi Ibu host NCCBW yang terhormat,

Kali ini saya ingin mencoba membuat PUFF PASTRY, sudah lama penasaran rasa dari puff pastry nya Ibu Fatmah, dan ternyata rasanya uenak tenan, gurih, garing, krenyes2…

Bikinnya setengah mampus, sampe belain beli rolling pin yang dari besi di Ace Hardware, muahalll ampun harganya, tapi ya demi sebuah hasil memuaskan, dibela2in deh… bener aja adonannya lumayan berat, tekan dengan rolling pin sekuat tenaga, masukin kulkas, keluarin, lipat sesuai instruksi, masukin kulkas lagi… *phew*.. Yang biasanya saya susah banget keringetan, ini ya kok bisa keringatan hehehe… itung2 olahraga bawa hasil : langsing + puff pastry yang uenaakk… suka suka sukaa banget….Usaha keras untuk membuat puff pastry ini bener2 terbayar dengan rasanya yang memuaskan, wajib dicoba!! Jangan beli yang instant aja, buat sendiri di rumah pasti lebih puas dan terjamin deh….

Selesai panggang langsung ludes ludes terus, sampe ga kebagian, cuman dapet icip2 sepotong, karena cape, adonan aku simpan di freezer, besok2 mau buat lagi setelah tenaga terkumpul lagi…

Resepnya aku sadur dari sini : http://dapursolia.blogspot.com/search/label/Pastry  (ijin share ya ci Sherly)

Yuk disimak kue berlayer2 ini bener2 bikin ketagihan, makasih Bu Fat buat resepnya yah *kiss*


PUFF PASTRY by Fatmah Bahalwan


Bahan2:
750 gram  Tepung terigu protein tinggi
250 gram  Tepung terigu protein sedang
15 gram  Ragi instan
15 gram  Garam
80 gram  Gula
2 gram  Bread improver
480 gram  Air es (ditimbang, bukan pakai gelas ukur)
50 gram  Margarin
500 gram  Korsvet / pastry margarine

Cara Membuatnya:
1. Dengan bantuan dua lembar plastik, gilas pastry margarin berbentuk memanjang. Masukkan ke freezer.

2. Aduk 2 macam tepung terigu, ragi instan, gula, bread improver hingga rata. Tuangi air es, uleni hingga rata (boleh manual atau pake mikser, gunakan beater yang bentuk hook / kait), masukkan margarin dan garam. Uleni hingga 1/2 kalis.

3. Bulatkan adonan, taruh dalam wadah tertutup (supaya tidak kering, bisa juga dengan cara ditutupi plastik), istirahatkan dalam freezer selama 20 menit).

4. Melipat Sesi 1: Taburi meja kerja dengan sedikit saja tepung (terlalu banyak tepung taburan yang menempel ke adonan akan membuat adonan menjadi keras).
--4a. Gilas adonan memanjang, tandai adonan menjadi 3 bagian sama besar (buat dua garis maya bentuk vertikal yang membagi 3 bagian tersebut - anggap namanya A1, B1 dan C1)
--4b. Letakkan pastry margarin di tengahnya (lebih tepat di atas 2/3 adonan - yaitu A1 dan B1).
--4c. Lalu buat lipatan lagi (lipat A1 menutupi B1, lipat C1 menutupi tumpukan A1 & B1, putar 90 derajat).
--4d. Gilas sampai tipis (awas jangan sampai pastry margarinnya bocor keluar dari adonan, bagian samping harus terkunci rapat).
--4e. Lipat dengan metode single (bagi adonan menjadi 3 bagian - sebut saja A2, B2, C2. Lipat A2 menutupi B2, C2 menutupi tumpukan A2 dan B2).
--4f. Tekan pelan ujung jari di sudut adonan satu kali (maksudnya menandai lipatan sesi 1).
--4g. Tutupi dengan plastik, masukkan ke freezer selama 20 menit.

5. Melipat Sesi 2: Taburi meja kerja dengan sedikit tepung.
--5a. Ulangi step 4d.
--5b. Lipat dengan metode single (bagi adonan menjadi 3 bagian - sebut saja A3, B3, C3. Lipat A3 menutupi B3, C3 menutupi tumpukan A3 dan B3).
--5c. Tekan pelan ujung jari di sudut adonan dua kali (maksudnya menandai lipatan sesi 2).
- 5d. Tutupi dengan plastik, masukkan ke freezer selama 20 menit.

6. Melipat Sesi 3: Taburi meja kerja dengan sedikit tepung.
--6a. Ulangi step 4d.
--6b. Lipat dengan metode double (bagi adonan menjadi 4 bagian - sebut saja A4, B4, C4, D4. Lipat A4 menutupi B4, D4 menutupi C4, tumpukan A4+B4 dilipat menutupi tumpukan C4+D4).
--6c. Tekan pelan ujung jari di sudut adonan tiga kali (maksudnya menandai lipatan sesi 2).
- 6d. Tutupi dengan plastik, masukkan ke freezer selama 20 menit.

7. Melipat Sesi 4 (terakhir): Taburi meja kerja dengan sedikit tepung.
--7a. Ulangi step 4d.
--7b. Lipat dengan metode double (bagi adonan menjadi 4 bagian - sebut saja A5, B5, C5, D5. Lipat A5 menutupi B5, D5 menutupi C5, tumpukan A5+B5 dilipat menutupi tumpukan C5+D5).
--7c. Tekan pelan ujung jari di sudut adonan empat kali (maksudnya menandai lipatan sesi 4).
- 7d. Tutupi dengan plastik, masukkan ke freezer selama 20 menit.

8. Terakhir gilas tipis adonan, potong bentuk kotak sama rata, lalu iris sudutnya ke tengah (jangan sampe putus ya), lalu tekuk sudutnya ke tengah, jadi deh bentuk bintang.

9. Lakukan fermentasi selama 30-40 menit.

10. Poles dengan campuran kuning telur dan susu, tabur gula pasir, panggang dalam oven hingga matang, angkat dan sajikan.

Catatan: jika adonan muncul "kaki" (bagian adonan yang lengket ke meja kerja dan rolling pin) maka itu adalah tanda bahwa pastry margarinnya bocor. 

Tuesday, November 27, 2012

Roti Simit (Turki) by Diana Cahyawati


Lagi excited banget setelah berhasil membuat ragi alami, makanya semakin semangat aja membuat macam2 roti sehat dan hasilnya adalah pujian dari kanan kiri yang sudah mencobanya dan keluarga jadi lebih terjamin kesehatannya dengan mengkonsumsi roti buatan sendiri. Kali ini saya akan membuat roti dari Turki.. jauh amat yakkk… namanya “roti simit”.Selain cantik, roti simit ini juga gurih banget, rasa wijen mendominasi teksturnya yang mewah akibat dari proses pembuatannya yang menggunakan ragi alami yang menyehatkan. Sangat nikmat saat diseduh dengan roti atau dimakan bersama soup hangat, apalagi saat musim hujan begini yah… yummy...

Proses pembuatannya sangat sederhana sekali, tidak ada kendala berarti dalam pembuatannya, kecuali tangan cidera dikit terkena loyang panas saat memutar2 loyang di dalam oven tangkring andalanku yang apinya tidak merata… makanya harus rajin bolak balik loyang hehehe…

Oh ya 1 lagi, waktu mau buat sudah malam hari, ada 1 bahan yang kurang yaitu taburan wijen, alaaaahhh makk mampus aku, cepet2 tancap gas ke carefour, lari sana sini, karena sudah mau tutup , untunglah akhirnya dapet juga stok satu2nya yang tertinggal… phew… lega!

Langsung aja yah ..

Roti Simit berasal dari Turki. Orang Turki umumnya memakan roti putih dengan sup dan kopi untuk sarapan. Roti ini memiliki rasa gurih , ditambah penggunaan ragi alami yang memberikan aroma dan tekstur yang unik.


ROTI SIMIT (Turki)
By Sangjin Ko
Dipraktekkan oleh Diana Cahya

Bahan :
250 gr Tepung Terigu Protein Tinggi
120 gr Ragi Biang Alami (Ragi C) / sudah pernah saya share di laporan NCCBW sebelumnya dan juga di milis, atau bisa cek di  : http://www.dianacahya.com/2012/11/26/ragi-alami-dari-kismis/
5 gr Garam
25 gr Gula Pasir
110 ml Air
20 ml Susu Cair
1 sdm Minyak Zaitun
Pelengkap :
Biji wijen secukupnya

Caranya :
1.       Campur  tepung terigu, gula ,garam, susu dan air, lalu tambahkan ragi biang dan minyak zaitun uleni sampai kalis.
2.       Tutup adonan dan diamkan 2-3 jam hingga mengembang pada suhu ruang.
3.       Timbang adonan dengan berat 50 gr dan bentuk menjadi bulatan, diamkan pada suhu ruang selama 15 menit, tutup dengan plastik.
4.       Ambil 2 bulatan adonan, bentuk memanjang dan plintir dengan tangan sehingga berbentuk seperti kepang rambut, lalu satukan ujungnya sehingga menjadi lingkaran. (lihat gambar)
5.        Celupkan  permukaan adonan di air, lalu celupkan ke biji wijen.
6.       Tempatkan adonan di atas loyang, tutupi plastik dan  dumakan 60-90 menit di suhu ruang.
7.       Panggang adonan pada suhu 210 derajat Celcius sampai matang.

Untuk detil pembuatan dan gambar step by step bisa cek di sini yah :





Thursday, November 15, 2012

Roti Tawar Gandum a la Diana Cahyawati

Roti Tawar Gandum

Dear host NCCBW,

Mau cerita sedikit mengenai resep Roti Tawar Gandum yang saya sajikan sebagai laporan ajang kali ini, resepnya sumbernya tidak jelas, awalnya dikasih oleh adik angkat di Denpasar yang selalu mengeluh karena rotinya tidak jadi dan selalu bantat. Jelas saya penasaran dan semakin mendorong niat untuk membuatnya.  Ini adalah kedua kalinya saya membuat Roti Tawar Gandum dengan resep terlampir. Pembuatan pertama saya menggunakan mixer memang dan hasilnya sangat memuaskan menurut saya, ga bantat, empuk dan enak untuk diet hehehehe, karena roti tawar gandum itu kan kaya serat, jadi pas untuk orang yang niat diet, tapi tentunya jangan berlebihan,sesuaikan dengan takaran yang pas, karena  roti gandum juga mengandung karbohidrat walau tidak sebanyak yang dikandung roti tawar biasa.

Nah kali ini saya mencoba membuat lagi untuk diikutkan ke acara NCCBW, emang nasib kali ya, harus berjuang walau lagi flue berat, gimana engga, wong hujan deras, lampu mati, mana bisa pake mixer, akhirnya ngulen pake tangan  +  tenaga pas2an… Dan yang paling dijadikan ejekan temen-teman  + keluarga adalah Oven Tangkring tanpa merk dimana suhu panasnya hanya Tuhan yang  tahu meskipun sudah pakai  Thermometer  tambahan,  yang selalu menemaniku di kompor saat diriku membuat hasil panggangan ….  Eittsss, tapi jangan salah, bener kata pepatah yang bilang “the man behind the gun” , mau oven tangring kek, oven listrik kek, oven secanggih apapun, yang penting adalah hasil akhirnya… tul gaaaaa???!!! *bela diri*
Dan selama ini, sejujurnya, iya, bener banget, saya akui, saya hanya punya oven tangring hiks….Memang ada rencana untuk beli oven gas, hanya saja tempatnya belum memadai… Tapi aneka kreasi saya sudah banyak diliput TV Swasta dan Tabloid loh, mau bangga plus mau kasih semangat buat temen-temen yang hanya punya Oven Tangkring, jangan berkecil hati ya, hasilnya ga kalah kok dengan oven yang bukan tangkring hehehe….

Yuk lihat hasil karya saya dengan modal otot pas2an + oven tangkring murahan hahahaha *maluuu*
Swearrrr hasilnya memuaskan deh, walau membuatnya manual, semangaaatttt yuk bikin roti hehehehe….


Untuk 1 medium loyang loaf (ukuran 8 inch *4 inch)

Bahan:
- 330 gram tepung gandum utuh (whole wheat) –> aku pakai 375 gram
- 220 ml air hangat
- 50 ml susu cair
- 6 sendok makan minyak zaitun
- 1 1/2 sendok teh garam halus
- 2 sendok teh ragi instan, pastikan masih fresh dan cek tanggal kedaluarsa
- 6 sendok makan madu atau bisa diganti dengan gula pasir

Cara menggunakan metode aku ya :

Campur semua bahan, kecuali minyak dan garam dimasukkan setelah adonan setengah kalis :) , karena garam itu tidak bisa ketemu fermipan secara langsung bisa ga ngembang adonannya hehehe…

Setelah adonan kalis didiamkan 1 jam atau sampai adonan mengembang 2x.

Bentuk  dengan cara menipiskan adonan, lalu lipat sisi kanan dan kiri ke tengah, lalu gulung dan masukkan ke dalam loyang roti tawar (lihat gambar step by step di sini ya kalau bingung).

Oven 200 derajat Celcius sampai roti matang.

Ciri2 Roti sudah matang, saat diketuk permukaannya berasa keras.

Potong Roti saat dingin dengan pisau yang tajam.

Selamat mencoba :)