Wednesday, December 5, 2012

Bagelen Ubi Ungu by Ummi Meyza


Dear Trio Host dan teman-teman,

Melihat sisa ubi ungu di dapur belum diolah membulatkan niat untuk ikut laporan lagi ke NCCBW.
cuma bingung mau dibuat apa, akhirnya buka lagi tabloid-tabloid lama dan bertemulah dengan resep ini.

Langsung singsingkan lengan baju dan membuat Bagelen Ubi Ungu. Resep nya saya dapat dari tablod saji.
ini dia resep nya (saya buat setengah resep)


Bahan-bahan/bumbu-bumbu: 
150 gram ubi ungu, dikukus, dihaluskan
150 ml susu cair dingin
400 gram tepung terigu protein tinggi
1/2 sendok teh baking powder
20 gram susu bubuk
7 gram ragi instan
75 gram gula pasir
1 butir telur
40 ml air es
75 gram margarin
1 sendok teh garam
2 sendok makan susu cair untuk olesan

Bahan Olesan:
75 gram ubi ungu, dikukus, dihaluskan
1 putih telur
1/4 sendok teh garam
100 gram gula tepung
50 gram gula pasir halus
5 tetes pewarna ungu
Cara membuat:
  1. Blender ubi dan susu cair sampai lembut. Sisihkan.
  2. Campur tepung terigu, baking powder, susu bubuk, ragi instan, dan gula pasir. Aduk rata.
  3. Tambahkan telur dan campuran ubi sedikit-sedikit. Uleni rata. Masukkan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  4. Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 30 menit. Kempiskan adonan.
  5. Timbang masing-masing 15 gram. Bulatkan. Diamkan 10 menit.
  6. Kempiskan adonan. Bulatkan. Letakkan di loyang yang dioles margarin. Diamkan 45 menit sampai mengembang. Oleskan susu cair.
  7. Oven dengan api bawah suhu 190 derajat Celsius 10 menit sampai matang. Keluarkan.
  8. Olesan, kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang. Masukkan gula tepung. Kocok sampai kental. Tambahkan gula pasir dan pewarna ungu. Kocok rata. Masukkan adonan ke ubi ungu. Aduk rata.
  9. Belah dua roti. Oven dengan api bawah 140 derajat Celcius 15 menit sampai setengah kering.
  10. Oleskan bahan olesan. Oven lagi 35 menit sampai kering

Salam Hangat,
Ummi Meyza

Burger a la Mama Ishar (Sulisetyawati Efrika)


Halooo para host roti yg baik hati.. saya mau ikut setor laporan roti nih..
Semoga kali ini diterima setelah 2x gagal ikut ncc week karna over kuota.
Bicara mengenai membuat roti, saya ingin berbagi kisah saya dengan roti. saya sudah mulai membuat roti ini sejak zaman kuliah dulu ( tahun 2000). Kondisi ekonomi orangtua saya yang kurang membuat saya berputar otak mencari dana tambahan untuk mencukupi kebutuhan kuliah & hidup saya di kos selain dari dana beasiswa yang saya peroleh.
Syukurlah saya punya hobi membuat dan membaca buku2 resep sejak SMA. Dengan pengetahuan yang terbatas dan perlengkapan seadanya, setiap pagi jam 4 saya sudah menguleni adonan roti dengan LG (lengan gede yah kepanjangannya?).
Saya lupa sumber resep yang saya buat berasal darimana, tapi hanya dengan 1 resep itu saya 
bisa membuat 2jenis roti (digoreng&dikukus) dan resep itu bisa sedikit membantu saya sampai lulus kuliah.

Kali ini, saya membuat burger dengan menggunakan resep roti burger dari Bogasari Baking Center.
ceritanya roti ini dibuat karena ada pesenan burger mini tuk anak2 TK minggu kemarin. Ternyata roti yang saya buat hari itu benar2 paaaaassss sekali jumlahnya sesuai pesanan, yaitu 60 buah. Karena tidak kebagian, Anak saya protes minta dibuatkan (maklum aroma saat membakar roti menyebar ke seluruh ruangan rumah kami), tp ia minta dibuatkan yang besar.
Akhirnya senin malam saya buat burger ini. Oh ya, berhubung tenaga saya tidak seenergik seperti dulu lagi dan membuat roti sambil mengasuh 2 anak yg masih kecil, saya tidak membuat dengan LG lagi. Saat ini saya menggunakan mixer khusus adonan roti lokal. Lumayan lah.. terigu 1/2 kilo bisa diuleni sampai kalis hanya 15 menit saja. Hasilnya.. yummy..


Ini resep roti burger yg saya buat:
Bahan Adonan Utama :
Terigu Cakra Kembar 1000 gr
Ragi instan 15gr
Air Sckp (saya pakai 250ml)
Gula 120 gr
Garam sckp
Susu skim 60gr
Margarin 100gr
Bread improver 5gr (aku ga pake)
(Aku tambah 1 butir telur)
Bahan topping
Wijen 50gr
Bahan olesan:
 Susu evaporasi 150gr

Pengerjaan Roti Burger: 

Campur semua bahan kering. Masukkan air, (aq tambah telur), uleni/aduk hingga adonan menyatu. Masukkan margarin, uleni/aduk hingga kalis. Istirahatkan +/-10 menit. Bagi adonan dengan berat 60 gram, bulatkan. Istirahatkan lagi sekitar 10 menit. Gilas, lalu bulatkan. Susun di loyang yang sudah disemir shortening putih (aku pake silpat). Oles permukaan roti dengan susu evaporasi. Taburi permukaannya dengan wijen. Istirahatkan selama +/- 90 menit hingga adonan cukup mengembang. Bakar di oven pada suhu 180°C selama 20 menit. Oles dengan margarin. Resep ini diambil dari buku Bread Making Course BBC (bogasari baking center)

Assorted Bread by Novia

Dear host ncc breadweek yang baik hati :)
Ikut dong, setor roti untuk event yang bikin panas banyak dapur dan mengencangkan banyak lengan :D
Meski suami saya sukaaaaaaaa banget roti, saya malessssss banget bikin. Karena prosedurnya yang panjang dan pegal-pegal lengan setelahnya. Tapi tiap hari disodorin roti empuk wangi, panas juga pengen bikin.
Resep aslinya dari buku SAJI "yuuk, jualan roti". Hanya rotinya saja yang saya contek. Isinya disesuaikan dengan request.

Roti ( isi tuna )

Bahan :
300 gram tepung terigu protein tinggi
200 gram tepung terigu sedang
7 gram ragi instant
15 gram susu bubuk
100 gram gula pasir
5 gram garam
75 gram margarin
1 butir telur
250 ml air es


Olesan :
2 sendok makan susu cair


Isian :
Daging asap
Cheese filling siap beli
Selai cokelat siap beli
Takaran kira-kira saja :)


Cara membuat :
Campur semua bahan kering sampai rata kemudian tambahkan telur dan air es sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.

Masukkan margarin dan garam kemudian lanjutkan menguleni sampai elastis. Timbang per 30 gram lalu diamkan 10 menitt.
Giling adonan dan beri isi atau dibentuk. Letakkan di kertas cup. Diamkan 60 menit.
Olesi susu cair dan oven sampai matang dengan suhu 190 derajat selama 12 menit.



Terima kasih.
Salam ulen,
Novia

Donat Kentang by Niya Switasari

Selamat sore peri-peri Host NCCBW yang cantik dan baik hati
Mau setoran kedua nih...

Ceritanya hari minggu kemarin ada rapat keluarga, ngebahas pernikahan saudara saya...
Singkat cerita, dengan pedenya saya nyoba2 buat donat kentang NCC :)

Teteeeup... dengan berbekal Bread Maker merk LG :) Jadilah donat kentang cantik nan lezat. Oya... Kali ini, nggak pake pegel2 lagi setelah nguleni, senangnyaaa...
Dan alhamdulillaaah... responnya seru banget, nggak pake lama... donatnya ludes, hehehe
Iseng dooonk nanya, "Itu ludes karna enak, apa karna kelaperan yaa??"... ternyata semua bilang Donatnya enak bangeeeeet...
Waaaaw... serasa terbang ke langit ke tujuh, hahahaha. Lebay yah... soalnya, kemarin itu donat pertama yg benar2 buatan sendiri
Uuhh... jadi tersipu malu :D :D

Resep yang saya gunakan adaah resep asli NCC, tanpa modifikasi :D (ABG takut modif... :))

Donat Kentang
(Ibu Fatmah Bahalwan)

Bahan:
500 gr   tepung terigu protein tinggi
50 gr     susu bubuk
11 gr     ragi instant
200 gr   kentang, kukus, haluskan dan dinginkan
100 gr   gula psir
75 gr     mentega
½ sdt    garam
4 btr      kuning telur
100 ml   air dingin


Cara membuatnya:
Dalam wadah, campur tepung terigu, gula, susu bubuk, ragi instant, aduk rata, masukkan kentang halus ,tuang telur dan air dingin, uleni hingga rata dan setengah kalis.
Beri mentega dan garam, uleni terus hingga kalis elastis. Istirahatkan 15 menit.
Bagi adonan, masing-masing 50 gr, bulatkan. Diamkan 20 menit, hingga mengembang.
Lubangi tengahnya, menjadi bentuk donat, segera goreng sampai kuning kecoklatan.
Angkat, tiriskan. Taburi gula donat, atau hias dengan coklat.




Thanks NCC, Thanks Bu Fat... jadi tambah Pede nih :D

Salam Donat Kentang
Niya S

Hole Cheese Mwxican Bun by Niya Switasari

Hai peri2 roti... :)
ABG mau laporan, nih... Kali ini ABG-nya bener2 ABG yah... Masih beginner banget di dunia perbakulan :)
Selama ini jadi member pasif aja... Tapi koq ya kayak ada sesuatu banget sama NCCBW event ini :)
Akhirnya... Saya memberanikan diri untuk mulai bikin roti. Yang simpel aja dulu buat pemula :D, masih jauh dari sempurna... Soalnya "LG bread makernya" lagi sering kesemutan :D, tapi demi ngedapetin badge pertama... Semuanya jadi nggak terasa... Hihihi

Untuk percobaan pertama, saya coba gunakan resep Hole Cheese Bread Mexico Topping tanpa banyak modif ala Dewi Permanik, tanpa banyak modif... Secaraaaa... Pemula bgt, blm pede modif2an :D

Hole cheese bread mexico bun

Bahan roti:
500 gr tepung terigu protein tinggi.
1/2 bungkus ragi instan.
120 gr gula pasir (saya gunakan gula bubuk)
15 gr susu bubuk.
1 btr telur.
215 ml air es.
75 gr margarin .
1 sdt garam


Bahan isi:
225 gr unsalted butter.
100 gr keju parut.
1/2 sdt garam

Bahan toping:
100 gr margarin.
50 gr tepung gula.
2 butir telur.
125 gr tepung terigu protein sedang.
50 gr keju parut
Seujung sdt kopi instant


Cara membuat:
1. Aduk rata isi. Timbang 20 gram. Bekukan dalam freezer.
2. Roti, campur tepung, ragi, dan susu bubuk. Aduk rata.
3. Tambahkan telur dan air sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
4. Masukkan garam dan margarin. Uleni sampai elastis.
5. Diamkan 30 menit. Kempiskan. Timbang masing-masing adonan 30 gram. Bulatkan. Diamkan 10 menit.
6. Kempiskan adonan. Beri isi. Bulatkan. Diamkan 60 menit.
7. Toping, kocok margarin dan tepung gula sampai lembut. Tambahkan telur sedikit-sedikit sambil dikocok rata. Tambahkan terigu dan keju serta kopi instant. Aduk rata. Masukkan dalam kantong segitiga.
8. Semprotkan adonan toping di atas roti yang sudah mengembang (karena belum punya kertas segitiga, saya gunakan sendok the untuk memoles topping)


9. Oven 12 menit dengan suhu 190 derajat celcius.



Tadaa... Ternyata membuat roti itu menyenangkan yaa... Saya jadi mau buat lagi dan lagi... Doakan saya ya peri roti yang cantik2...supaya hasilnya lebiiiihh baik lagi :)
Selamat Beraktifitas :)

Roti Nyempluk by Lany Rahardjo

Yuhuuu Peri-peri Roti…eh mana yah..sampe nyaris ga kelihatan ketimbun laporan yang mengalir deras, warga NCC mang ruaarrr biasa banget dech, week apapun senantiasa mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari yang udah senior sampe yang baru belajar, dari yang pake BM atau cuman ngandalin LG seperti sayah.
Daripada makin ngelantur, berikut laporan sayah untuk NCCBW yah…berharap besok masih bisa laporan lagi.
Berawal dari keinginan si Sulung yang pingin roti Abon, cek bahan-bahan di dapur komplit. Jadilah menyingsingkan lengan baju untuk menaklukan adonannya.
Resepnya tetep pakai resep andalan aka SOFT BREAD NCC by Ibu Fatmah Bahalwan.
Mengunakan kertas cup cake, supaya cantik. Tra la la, jadinya roti cantik yang empuk, nyempluk. Hap..senang sekali melihat anak-anak menyukainya…J


Roti Empuk / SOFT BREAD
Penulis : Fatmah Bahalwan


Bahan :
500 gr tepung terigu protein tinggi
100 gr gula
100 gr mentega
11 gr ragi instant
½ sdt bread improver
4 btr kuning telor
300 ml air es
½ sdt garam


Bahan isi : 50gr DCC
                 75gr abon ayam manis


Cara membuat:
1. Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata
2. Masukkan air 200ml dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
3. Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai kalis elastis.
4. Masukkan adonan ke dalam cup case.
5. Isi dengan DCC atau abon.
6. Diamkan adonan hingga mengembang 2 kali, lalu oven hingga matang.




Saya buat setengah resep, jadinya 7 roti nyempluk.
Enyak banget dimakan pas hangat, ditemani secangkir teh wasgitel..aduhay banget pokokna.
Wasgitel – wangi sepet legi kentel

Salam roti empyuk,
Lany

Anadama Bread by Afifah Ine

Salam kenal Trio Hosts Bread Week, jg semua NCCers & terutama untuk Bu Fatmah dan Pak Wisnu.
Karena blm bisa ketemu langsung jd kenalan lewat online dulu ya.

Sbg abg yg baru belajar, sebenarnya ragu mau ikutan bread week krn baru bbrp kali bikin roti itupun hasilnya roti jadi-jadian alias ada yg enak dimakan tp bentuk & penampilan rotinya nggak spt yg diharapkan atau sebaliknya…hehe.

Tp krn setiap hari baca milis, selain tambah ilmu jg jadi tergugah & termotivasi utk ikutan. Lgpl saya pikir bgmn mau tambah mengerti kalau nggak dipraktekkan.

Resepnya saya ambil dari buku karya Peter Reinhart yg baru selesai saya baca.  Konon, nama roti ini berasal dari seorang suami yg marah bukan saja karena ditinggalkan oleh istrinya tapi karena istrinya pergi dengan hanya meninggalkan semangkuk cornmeal & sedikit molasses.

Suami yg marah itu kemudian mencampur cornmeal & molasses tsb dengan ragi & tepung sembari berucap, “Anna, damn ‘er!” Oleh penduduk Yankees setempat diucapkan dengan lebih sopan shg menjadi Anadama :) 

Dlm resep ini, Peter menggunakan soaker (cornmeal yg direndam semalaman) & adonan biang krn diyakini dpt menghasilkan lbh banyak rasa dr gula alami jagung yg ‘terperangkap’ di dalam kanji berbasis karbohidrat kompleks.

Saya pilih resep ini karena ingin mencoba variasi lain roti tawar apalagi keluarga di rumah memang sering mengkonsumsi roti tawar. Tidak ada yg saya rubah dr resep krn memang blm pernah membuat & makan roti ini jd nggak tahu apa ada yg hrs dirubah…:)
Saya hanya buat ½ resep saja & krn mempersiapkan bahan2nya sambil mengurus anak yg lg nangis, sepertinya takarannya ada yg kurang tepat deh krn lg kosentrasi memasukkan takaran sering dpt interupsi dr anak balitaku.
 




Anadama Bread          
by Peter Reinhart

Soaker:
½ cup cornmeal / polenta
½ cup air

Utk adonan roti:
2 ¼ cups tepung roti
1 sdt ragi instan
½ cup air hangat
¾ sdt garam
3 sdm molasses
1 sdm shortening atau mentega pada suhu ruang

Cornmeal utk taburan


Cara membuat:
1.      Sehari sebelum membuat roti, campurkan cornmeal / polenta dengan air dalam mangkok kmd tutup dengan plastik & diamkan semalaman.
2.      Keesokan harinya, campur 1 cup tepung, ragi instand, soaker & air dlm wadah. Tutup dgn plastik atau kain & diamkan selama 1 jam atau sampai muncul gelembung pada biang.
3.      Campurkan sisa tepung, garam, molasses & shortening atau mentega kemudian uleni hingga kalis elastis. Tambahkan tepung jika perlu agar adonan menjadi kokoh. Tutup dengan plastic & diamkan sekitar 90 menit.
4.      Keluarkan dari wadah & bentuk memanjang seukuran dengan loyang roti & diamkan sekitar 60-90 menit atau sampai adonan memenuhi bibir loyang. Basahi bagaian atas adonan dgn air & taburi dgn cornmeal.
5.      Panggang dlm oven 180 derajat Celsius selama sekitar 40-50 menit.

*Ketika menguleni mikser saya sdh panas tp adonan nggak mau kalis juga. Baca lagi resep baik2 trus baru sadar kalau ada keterangan utk menambahkan tepung sebanyak yg dibutuhkan adonan agar kokoh & tidak lengket. Stlh sy tambahkan tepung, baru adonannya ‘jadi’. Tp krn sdh lama bgt nguleninnya, karena takut overmix, meskipun msh agak lengket tp sdh bisa agak tipis tanpa robek ketika dimelarkan, lsg saya bulatkan & tutup dgn plastik utk fermentasi pertama.

*Pada langkah no.4 adonan roti saya naik tinggi tp herannya ketika saya bakar malah menciut sampai setengah loyang (duh). Mungkin krn saya menguleni adonannya tdk sampai benar2 kalis elastic ya atau jumlah raginya kurang.  Ketika roti sdh dingin & dipotong2, anak saya bilang katanya bentuknya mirip tempe goreng…hihihi

Tp meskipun bentuk akhirnya tdk persis sama seperti yg di buku, teksturnya yg lembut & sedikit kenyal alhamdulillah membuat anakku yg biasanya agak pemilih & kritis menjadi yg pertama minta dibuatkan sandwich dgn isi pisang, keju & coklat meises yg kemudian dimakan dgn lahap ^_^


salam roti,
Afifah Ine